Telkom Siapkan Kompensasi untuk Pelanggan IndiHome, Cek Wilayahnya

Nasional228 Dilihat

Hashtagnews.id – Sehubungan dengan adanya gangguan pada Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Jawa, Sumatera, Kalimantan (Jasuka) ruas Batam-Pontianak, Telkom akan memberikan kompensasi kepada pelanggan IndiHome.

Telkom akan memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak sesuai aturan yang berlaku akibat gangguan di kabel laut Jasuka.

Pada prinsipnya Telkom akan memberi kompensasi sebagaimana tertuang dalam kontrak saat awal berlangganan sesuai dengan segmen pelanggan.

“Bagi pelanggan IndiHome yang terdampak, tentu kami akan memberikan kompensasi sesuai dengan ketentuan pada kontrak berlangganan masing-masing pelanggan,” ujar Vice President Marketing Management Telkom E Kurniawan, Kamis (23/9/2021).

Gangguan kabel laut Jasuka terjadi sejak Minggu malam (19/9), namun Telkom mengungkapkan layanan IndiHome dan Telkomsel sudah berangsur pulih. Di sisi lain, perusahaan plat merah ini juga melakukan perbaikan kabel laut yang berlangsung sekitar sebulan.

Baca juga:  Kanal YouTube DPR RI Berhasil Dipulihkan Pasca Serangan Siber

Belum diketahui secara pasti apa penyebab gangguan yang terjadi pada kabel laut Jasuka tersebut. Telkom menyebutkan saat ini gangguan teridentifikasi berasal dari titik sekitar 1,5 kilometer lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter bawah permukaan laut.

“Kenyamanan pelanggan adalah fokus utama kami. Dan sejak tanggal 20 September Layanan telah dapat digunakan untuk kegiatan LFH dan WFH pelanggan. Tentunya Telkom pun tidak menginginkan terjadinya gangguan kabel laut yang mengakibatkan penurunan kualitas yang dirasakan pelanggan,” tuturnya.

Agar layanan internet tetap berjalan, Telkom telah mengalihkan routing layanan ke network lainnya dan saat ini fokus untuk mempercepat perbaikan kabel laut Jasuka serta memberikan win win solution bagi pelanggan.

Baca juga:  Gibran Jadi Juru Kampanye Pilpres 2024, Ini Tanggapan Ganjar

“Selain itu juga terkait dengan pembayaran tagihan IndiHome, Telkom akan memberlakukan kebijakan bebas denda dan pengunduran batas akhir pembayaran hingga 25 September 2021,” jelas E Kurniawan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *