Indeks SPBE Luwu Tahun 2025 Raih Predikat Baik, Layanan Digital Diperkuat!

Luwu1307 Dilihat

Luwu – Pemerintah Kabupaten Luwu mencatat kinerja positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) setelah meraih skor 2,76 dan masuk dalam kategori Baik pada hasil Evaluasi dan Pemantauan SPBE Tahun 2025.

Capaian tersebut merupakan hasil penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terhadap pelaksanaan SPBE di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu.

Evaluasi dilakukan secara menyeluruh dengan menilai sejumlah aspek, mulai dari kebijakan, tata kelola, manajemen, hingga kualitas layanan pemerintahan berbasis elektronik.

Hasil pemantauan menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dari tahun ke tahun. Pada 2019, Indeks SPBE Kabupaten Luwu berada pada angka 1,53 dengan kategori kurang.

Nilai tersebut kemudian meningkat menjadi 2,29 pada 2021 dan 2,26 pada 2022 dengan kategori cukup, selanjutnya naik menjadi 2,58 pada 2023, 2,60 pada 2024 dengan kategori baik, hingga mencapai 2,76 pada 2025.

Baca juga:  Sinergitas Masmindo dan Koperasi Sipakatuo Latimojong, Sorot Penguatan Ketahanan Pangan Lokal

Evaluasi tersebut juga mencatat kinerja yang cukup solid pada sejumlah domain SPBE, di antaranya domain kebijakan, tata kelola, manajemen SPBE, serta layanan administrasi dan layanan publik berbasis elektronik.

Kondisi ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital pemerintahan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah dari kolaborasi dan kerja keras seluruh perangkat daerah dalam memperkuat sistem pemerintahan berbasis digital.

Ia menegaskan bahwa implementasi SPBE menjadi elemen penting dalam mewujudkan birokrasi yang efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selaras dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian terus mengintensifkan program penanganan wilayah blank spot jaringan telekomunikasi.

Baca juga:  Relawan IAIN Palopo Distribusikan Bantuan Bencana Banjir di Luwu

Selain itu, penyediaan layanan wifi gratis di ruang-ruang publik juga menjadi bagian dari upaya penguatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Luwu, H. Muhammad, mengatakan bahwa peningkatan indeks SPBE tidak terlepas dari langkah perbaikan infrastruktur serta pengembangan layanan digital yang terus dilakukan.

Ia menambahkan, perluasan akses jaringan telekomunikasi, khususnya di daerah yang masih belum terjangkau layanan optimal, serta penyediaan wifi gratis di area publik diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk merasakan manfaat langsung dari transformasi digital pemerintahan.

Capaian Indeks SPBE Tahun 2025 tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Luwu untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis elektronik, sekaligus memperluas akses layanan digital yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)