oleh

Bupati Nur Rahman Umar Kukuhkan 52 Anggota Paskibraka Kolut

Hastagnews.id – Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, mengukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara peringatan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2021 mendatang.

Pengukuhan yang digelar di pelataran rumah jabatan Bupati Kolaka Utara tersebut berlangsung khidmat, Minggu (15/8/2021).

Ada prosesi yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Para paskibraka tahun ini adalah pertama yang bertugas di masa pandemi COVID-19 setelah tahun 2020 lalu, kegiatan serupa ditiadakan akibat pandemi yang baru masuk ke Indonesia.

Tahun ini, seluruh anggota paskibraka menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. (Sumber: Diskominfo Kolut)

Meski demikian, suasana tetap berlangsung khidmat dan haru. Terutama saat mereka mengucapkan ikrar Putra Indonesia dan saat melakukan prosesi mencium sang saka merah putih sambil diiringi lagu ‘Padamu Negeri’.

Usai mengukuhkan para anggota paskibraka yang terdiri atas 52 orang ini, Bupati Nur Rahman memberikan ucapan selamat.

“Selamat kepada anak-anak yang telah terpilih. Kalian adalah putra terbaik Kolaka Utara yang telah melalui berbagai proses sampai akhirnya berdiri disini. Kalian memiliki fisik yang prima, mental yang kuat, moralitas yang baik, dan disiplin yang tinggi. Pertahankan ini,” kata Nur Rahman.

Nur Rahman menyebut, mendapatkan kepercayaan untuk mengibarkan sang saka merah putih adalah suatu kebanggaan tersendiri.

“Saya terus ini menjadi bekal untuk terus memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi, sehingga kalian mampu menjadi contoh bagi masyarakat dan generasi muda lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator pelatih Paskibraka 2021,  menjelaskan, para anggota paskibraka tersebut berlatih sangat disiplin. Selain ditempa secara fisik dan mental, mereka juga dituntut untuk mampu menerapkan prokes dengan ketat.

“Prokes benar-benar kami berlakukan, mulai dari bangun pagi, makan, latihan hingga istirahat. Karena kondisi pandemi, biasanya waktu latihan yang full, kali ini hanya separuh waktu. Ini juga sekaligus untuk menjaga kondisi anak-anak,” tuturnya.

(Ishak)

Komentar

Hashtag Feed